Tampilkan postingan dengan label Sakit Mata Dan Optik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sakit Mata Dan Optik. Tampilkan semua postingan

Memilih Kacamata Sesuai Desain dan Model Yang Sedang Trend

Frame Kacamata Yang Cocok Untuk Bergaya
Kini kacamata layaknya aksesori. Satu pemakai tidak hanya memiliki satu kacamata. Satu pemakai bisa memiliki beberapa frame sesuai dengan busana atau kegiatan yang dilakukan. Jenis kacamata memang beraneka. Anak-anak, remaja, dewasa muda, hingga lansia mengenakan kacamata. Nah, apakah kacamata dibedakan berdasar kelompok usia?
Menurut dokter ahli mata
kacamata tidak dibedakan dari lensanya. Pembedanya adalah frame. Bingkai kacamata untuk anak-anak beda dari bingkai kacamata untuk remaja maupun dewasa. Misalnya, pada anak-anak, jarak kedua mata masih lebar. Tentu tidak cocok dipakaikan kacamata remaja.. Namun bila usianya akil balig, tidak ada perbedaan ukuran bingkai kacamata karena cenderung menetap hingga lanjut usia. Bila berkaitan dengan lensa, ada yang terbuat plastic dan kaca. Masing-masing lensa memiliki keuntungan dan kerugian.
Saat ini, kacamata bisa didesain sesuai dengan keinginan pemakainya 
Misalnya ditambah lapisan penangkal sinar ultraviolet atau Polaroid. Kacamata yang memiliki Polaroid, jika dipakai untuk melihat sinar yang sangat terang maka lensa kacamatanya otomatis meredup. Bila kemudian kekuatan sinar normal, otomatis kondisi lensa kembali seperti semula. Proses pembuatan kacamata bagaikan proses untuk membuat sandwich, guna menggambarkan pembuatan lensanya. Lensa diberi lapisan sesuai dengan keinginan, kemudian diberi lensa lagi, lalu dipres.
Khusus Mata Sensitif
Ada pula kacamata yang melindungi mata yang sensitive terhadap  cahaya. Dulu, pada kondisi ini, pasien disarankan memakai kacamata hitam. Namun, kacamata hitam memengaruhi penglihatan. Karena itu, diupayakan pembuatan kacamata yang membuat penglihatan tetap terang namun lensa yang dipakai jadi lebih gelap.
Kacamata sekarang makin canggih. Bisa dibuat sesuai keinginan. Tapi harganya juga relative mahal. Silahkan tentukan pilihan dan coba saja.
Beda Kebutuhan Beda Pula Pilihannya
Kacamata untuk Anak Kecil
frame menyesuaikan dengan wajah anak, Pilih warna segar. Lensa yang umumnya single vision dipilih yang terbuat dari plastic.
Kacamata Anti UV: 
Anti ultraviolet. warna lensa cokelat, abu-abu dan hitam. Belakangan, ada lensa jernih, tetapi bisa berubah gelap secara otomatis saat berada di lokasi dengan sinar sangat kuat.
Kacamata Lensa Bifocal
Dalam satu kacamata terdapat 2 bagian berbatas tegas untuk melihat jauh dan dekat.
Kaca Lensa Progresif
Dalam satu kacamata, terdapat 3 bagian untuk melihat jauh, jarak menengah, dan dekat. Namun, batas ketiga bagian ini tidak tampak.
Kacamata Lensa Trifocal 
Dalam satu kacamata terdapat tiga bagian berbatas tegas berupa garis. Fungsinya untuk melihat jauh, menengah dan dekat.
(Source: Jawa Pos)
more »

Tips Pilih Lensa Kacamata Ideal

Kacamata Lensa Progresif Jadi Favorite
Lensa adalah bagian paling penting dari kacamata. Jenis dan bahan lensa harus sesuai dengan kebutuhan mata. Apa saja panduannya?
Yakni, ada 4 jenis lensa
Pertama, single vision
Pada lensa jenis ini terdapat satu focus. Biasanya, lensa jenis ini dipakai orang yang berumur kurang dari 40 tahun yang mengalami gangguan refraksi. Misalnya, myopia (minus), hypermetropia (plus), ataupun astigmatisma (silindris).
Jenis kedua adalah bifocal
Dalam satu lensa tersebut terdapat 2 fokus. Bentuknya, pada satu lensa terdapat sebuah lengkung untuk penglihatan dekat, sedangkan di luar lengkung untuk penglihatan jauh. Umumnya, pengguna kacamata dengan lensa bifocal adalah presbiopia alias mata tua.
Ketiga, yaitu trifocal (three focal lenses) 
Pada jenis ini, terdapat 3 fokus pada satu lensa. Tiga focus itu berfungsi untuk penglihatan jauh, tengah, dan dekat. Namun, lensa jenis ini tidak banyak digunakan orang Indonesia.
Terakhir, lensa progresif
Lensa jenis ini, kata dia, paling digemari masyarakat. Khususnya, kalangan presbiopia. Sebab, meski berfungsi multifokus, bentuknya seperti single vision. Secara bentuk, estetikanya bagus. 
Untuk bahannya, ada 2 materi paling umum 
Yakni, kaca dan plastik. Kelebihan lensa kaca terletak pada ketahanannya. Sebab, permukaannya antigores. Kekurangannya, lensa kaca saat digunakan terasa berat.
Pada plastic, terasa ringan bila dipakai walaupun secara tekstur akan mudah tergores. Karena itu pengguna kacamata dengan lensa plastic harus lebih disiplin menyimpan kacamata. Jadi setelah dipakai, kacamata langsung dimasukkan ke dalam kotaknya.
Lensa yang berbahan plastic, sebenarnya lebih menguntungkan. Karena ringan, lensa jenis ini tidak akan mengganggu aktivitas saat dipakai. Terutama untuk pengguna kacamata usia 40 lebih dan mobilitasnya tinggi.
Dia mengingatkan, masyarakat hendaknya lebih komunikatif ketika membeli kacamata. Mulai menerangkan kebutuhan kacamata yang diinginkan hingga lensa yang diinginkan. Dengan begitu, optisian akan merekomendasikan jenis atau bahan kacamata sesuai kebutuhan. Jelaskan saja secara spesifik, jangan malah pasrah dikasih lensa berbahan apa pun.
(Source: Jawa Pos)
more »