Tampilkan postingan dengan label Rambut Dan Produk Kecantikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rambut Dan Produk Kecantikan. Tampilkan semua postingan

Deteksi Sampo Dari Bahan Babi

Ciri Shampoo Haram Atau Ada Kandungan Babi
Apakah ada sampo yang biasa kita gunakan untuk cuci rambut sehari-hari mengandung bahan dari babi? Kalau ada bagaimana ciri-cirinya?
Tentunya kita perlu untuk melakukan perawatan dan menjaga rambut dan kulit kepala secara rutin agar tetap sehat, segar, bersih dari kuman dan kotoran. Untuk merawat dan menghilangkan ketombe dan mencegah ketombe kembali datang lagi, tentu tidak asing bagi kita untuk menggunakan sampo. Sampo, bila digunakan untuk mencuci rambut biasanya dicampur dengan air. Setelah rambut dicuci dengan sampo, biasanya digunakan produk conditioner untuk menata kembali rambut agar mudah disisir. Selain untuk keramas membersihkan rambut, dalam perkembangannya juga ada sampo yang digunakan untuk aromatherapy.
Secara umum 
sampo terdiri atas 80-90 persen air, 2-8 persen detergen dan foaming agent (bahan penghasil buih), dan sekitar 1 persen fragrance dan pengawet. Seringkali ditambahkan vitamin dan bahkan protein untuk bahan makanan atau perawatan bagi kulit dan rambut. Bergantung bahan yang dipakai. Untuk konsumen Muslim memang harus berhati-hati.
bahan yang harus dikritisi
Sebagai contoh, adanya berbagai Surfactant dalam sampo, bahan yang digunakan untuk menurunkan tegangan permukaan, menjadikan mudah untuk membasahi kulit kepala dan rambut sehingga mudah dibersihkan, termasuk bahan yang harus dikritisi. Karena banyak sekali turunan lemak dan turunan asam lemak yang dipakai pembasah/pelembab/humektan, surfactant, pengemulsi, penstabil maupun pengental misalnya gliserin, mono dan digliserida, sodium stearoyl-2-lactylate dan lainnya. Kalau asam lemak dan turunannya (sebagai garam dan esternya) yang digunakan tersebut berasal dari hewan halal dan disembelih secara Islami, maka halal dan boleh digunakan. Sedangkan yang berasal dari babi atau hewan haram tentulah haram.
Ada Yang Dari Ari-Ari Bayi (Termasuk Haram)
Selain itu ada beberapa sampo yang perlu diwaspadai karena menggunakan bahan yang berasal dari ari-ari alias plasenta maupun cairan amniotiknya. Kalau bahan Placenta dan amniotic liquid sumbernya berasal dari manusia dan hewan haram, maka terlarang untuk digunakan. 
Contoh Sampo Yang Haram
Produk yang mengandung bahan ini antara lain adalah Piloactive Lotion and Shampoo, Dermal Bioactivating Soap, Queen Helene Placenta Shampoo With Panthenol, Placenta Shampoo Bioactive Dermal cream dan Placenta Snow White Lily produk dari Yoshihiro Clinic, Tokyo –Japan. Dan lain-lain.
Yang Lainnya?
Sedangkan yang mengandung bahan bukan plasenta dan bukan merupakan plasenta hewan, tetapi berasal dari tanaman maka diperbolehkan. Sudah banyak sampo yang halal dan tidak mengandung bahan yang najis di negeri kita. Oleh karena itu, perhatikan dan pilihlah yang berlabel halal dan mempunyai nomor registrasi dari BPOM RI atau DepKes RI. 
(Source: Tabloid Nurani)
more »

Tips Rambut Tetap Sehat Setelah Bleaching

Cara Merawat Rambut Yang Dibleaching
Jika rambut Anda sudah pernah dicat, maka pasti tidak asing dengan proses bleaching. Sayangnya proses ini ternyata memberikan efek negative untuk rambut. Namun Anda dapat mengatasinya dengan perawatan rutin. Bleaching adalah proses menghilangkan pigmen alami rambut yang dapat memudahkan saat pewarnaan agar hasil lebih maksimal. Kebanyakan, sebelum memulai mewarnai rambut, maka akan dilakukan dulu proses bleaching. Mengapa harus dilakukan bleaching? Hal ini untuk memaksimalkan warna yang diaplikasikan pada rambut.
Level pigmen rambut sendiri ada 7
Yang pertama adalah hitam, cokelat, merah, keemasan, kuning keemasan, kuning, dan terakhir kuning pucat. Yang menentukan proses bleaching harus sampai pada level berapa adalah tergantung dari warna yang akan diaplikasikan pada rambut. Misalnya, jika Anda ingin mewarnai rambut dengan warna merah, maka bleaching cukup dilakukan sampai pada level ketiga. Karena pada level ini, warna rambut dan warna cat rambut dapat tercampur (blend) dengan baik.
Rambut Kering
Jika dilihat dari penjelasan di atas maka manfaat dari bleaching sendiri adalah memaksimalkan proses pewarnaan rambut yang diinginkan. Namun, ternyata bleaching juga dapat membawa dampak negative pada rambut. Menurut ahli kecantikan, rambut kering, bercabang dan rontok tentunya tidak dapat dihindari setelah Anda melakukan proses bleaching. Hal ini merupakan dampak dari hilangnya pigmen alami kulit. Apalagi proses penghilangan pigmen tersebut menggunakan bahan-bahan kimiawi. Karena itu, bagi Anda yang sudah melakukan bleaching, maka efek di atas memang sudah sewajarnya. Namun, tentunya ada pula usaha untuk dapat mengatasi kondisi rambut yang rusak tersebut. Disarankan bagi yang sudah melakukan proses bleaching haruslah melakukan perawatan rutin pada rambut. Jika dulu Anda mungkin tidak terlalu memerhatikan rambut, maka setelah bleaching kebiasaan itu harus dihilangkan.
Mengapa penting? 
Karena pigmen alami sudah dihilangkan. Otomatis, nutrisi rambut juga hilang dan keadaan rambut juga menjadi lebih rentan. Karena itu, untuk mencegah kerusakan rambut yang lebih parah, harus diberikan nutrisi tambahan pada rambut. Caranya adalah dengan melakukan hair spa setiap minggu atau minimal 2 minggu sekali. 
Manfaat dari hair spa ini sendiri di antaranya adalah:
  1. Menberikan nutrisi pada kulit yang rusak.
  2. Memberikan efek kuat pada akar rambut untuk mengurangi rambut rontok.
  3. Memberikan vitamin pada rambut yang berfungsi melembabkan rambut agar tidak kering. Mengurangi rambut bercabang.
Bagi Anda yang gemar melakukan perawatan pada rambut seperti pewarnaan, rebonding, dan lain-lain, maka ketika Anda melakukan bleaching lagi, harus memperhatikan kadar pemberian campuran bahan kimia dari proses bleaching. Untuk rambut yang sudah sering terkontaminasi perawatan rambut, disarankan untuk memakai bahan campuran untuk bleaching hanya sebanyak 6 persen. Hal ini untuk mencegah kerusakan rambut lebih parah.
(Source: Tabloid Nurani)
more »